Pendiri

Pendiri

Senin, 07 April 2014

Tujuan

TUJUAN STRATEGIS
·         Meningkatnya kapasitas dan kinerja gerakan tani yang efektif dalam mewujudkan tujuan bersama sesuai visi yang telah ditetapkan.
·         Menguatnya serta berkembangnya pengorganisasian petani  menuju gerakan  tani yang kuat dan mandiri.
·         Disikapinya penerapan corporate farming yang mengancam terampasnya hak-hak akses dan kontrol petani terhadap sumberdaya agraria untuk budidaya dilahanya sendiri dan mengupayakan system pertanian ramah lingkungan (organic)  yang berkeadilan, berpihak pada kepentingan petani.
·         Berkembangnya system informasi dan komunikasi yang berbasis gerakan tani agar seluruh elemen gerakan termediasi dan bekerja secara kebersamaan dan  terpadu.

TUJUAN OPERASIONAL

Ø  Tersedianya pemimipn organisasi tani yang mampu menggerakkan dan mendampingi organisasi tani yang berkualitas.
Ø  Berkembangnya pertanian organic terpadu ( Intergrated Organik farming/IOF) melalui kegiatan pertanian berkelanjutan (suitable agriculture) demi terwujudnya petani yang tangguh (suitable farmers).
Ø  Berfungsinya Lembaga ekonomi Petani yang berbentuk KSU - LKMA Gardu Tani untuk mendukung implementasi pertanian organic.
Ø  Menguatnya organisasi paguyuban petani sebagai organisasi gerakan tani yang maju.
Ø  Tersedianya analisis data informasi (data base), sebagai media informasi, komunikasi dan advokasi kebijakan dalam penataan alat produksi pertanian (tanah, air, udara).
Ø  Tersedianya media komunikasi petani yang layak sebagai pelayanan serta penyadaran publik.
Ø  Terpenuhinya sarana dan prasarana organisasi dan gerakan pertanian organic  yang memadai

PROGRAM UTAMA
·         Pengembangan SDM
·         Tehnologi Pertanian Organik (IOF)
·         Saprodi
·         Usaha ekinomi kerakyatan
·         Pemuda Usaha dan Pemberdayaan Perempuan
·         Advokasi kebijakan
·         Pendidikan anak petani
·         Penguatan lumbung masyarakat
Pengembangan SDM
·         Peningkatan Capacity Bulding bagi para petani anggota dengan melalui training-training Tehnologi pertanian organic (IOF), kepemimpinan, Ansos (PRA dan PAR), Administrasi keuangan, Gender, dikpol, dan Kewira usahaan
·         Pengorganisasian kelompok yang kuat melalui strategi plaing, penguatan statute organisasi, pemilu Rapat umum anggota Petani, Pertemuan rutin dan audit.
·         Pengembangan kesadaran aktif dari oleh dan bersama petani dalam proses pembelajaran tehnologi pertanian yang ramah lingkungan.
Tehnologi Pertanian Organik
·         Penerapan IOF (Intregatet Organik Farming)
·         Pemeliharaan ternak sebagai penghasil pupuk organik
·         Pembuatan pupuk organic (lumbung pupuk organic)
·         Pembuatan Pestisida Alami (agensi hayati)
·         Biogas Degister
·         BAS (Bio Arang Sekam)
·         Ekologi tanah
·         Pengolahan paska panen
·         Strategi Pemasaran hasil pertanian
Saprodi
·         Penyediaan pupuk organik dan pestisida alami kepada anggota (system lumbung)
·         Pengadaan benih padi kepada anggota (sistem lumbung)
·         Pengolahan (penggilingan) gabah s/d packing hasil pertanian beras organic oleh dan dari anggota
·         Pengadaan sarpras seperti traktor, alat angkut, dan laborat sederhana
·         Penyediaan tangki semprot dan pedal trayser
Usaha Ekonomi Kerakyatan
·         Mendirikan lembaga ekonomi kerakyatan dalam bentuk Koperasi (KSU Gardu Tani Al-Barokah) dan LKM-Agribisnis
·         Menyediakan kebutuhan anggota untuk berwirausaha (petani/home industri)
·         Upaya pemupukan modal usaha anggota koperasi melalui pinjaman kepada koperasi dan atau lembaga lain
·         Upaya menampung hasil pertanian / usaha anggota yang dipasarkan melalui koperasi Gardu Tani Al-Barokah
·         Mengupayakan informasi peluang pasar untuk memasarkan hasil produksi anggota
·         Menjalin kemitraan dengan pihak ketiga, promosi, temu usaha, lelang expo agribisnis (pameran-pameran dsb)
Pemuda Usaha dan Pemberdayaan Perempuan
·         Pengorganisasian pemuda wirausaha dalam meningkatkan ekonomi anggota dan mengurangi urbanisasi.
·         Penguatan pemberdayaan perempuan dalam industri rumah tangga, dan  pembuatan beras organik tumbuk dengan melalui usaha simpan pinjam anggota kelompok
Advokasi Kebijakan
·         Organisasi aktif dalam perencanaan pembangunan desa, mengawal masyarakat/anggota / organisasi dalam kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat petani anggota (renstrades,musrenbangdes,musrenbangkec,Musrenbangkab dan musrenbangprop.
·         Sosialisasi perda, perdes, dan peraturan lainnya kepada petani anggota.
·         Mengadakan pendidikan politik kebijakan baik pemerintah maupun non pemerintah.   
Pendidikan Anak Petani
·         Mendirikan dan mengelola pendidikan alternative Kejar Paket B dan C kepada putra-putri petani (anggota) yang tidak mampu sekolah di sekolah regular karena ekonomi.
·         Memfokuskan pendidikan lives skill kepada putra-putri petani di kejar paket B dan C, agar kedepan anak mampu mengatasi pola hidupnya sendiri
·         Mengadakan berbagai macam pelatihan dalam upaya CB (Capasity Building) bagi remaja dan anak-anak)
·         Mengelola PKBM Qaryah Thayyibah (Pusat Kebiatan Belajar Masyarakat) yang terdiri dari
Pendidikan Kesetaraan (Kejar Paket B & C)
KBU (Kelompok Belajar Usaha)
KBO (Kelompok Belajar Olahraga)
Kursus-kursus (computer/internet, menjahid, akuntansi)
Kepramukaan
Penguatan Lumbung Masyarakat
·         Penguatan kembali Lumbung Tani anggota dan masyarakat  yang antara lain
Lumbung Pangan
Lumbung Benih (padi)
Lumbung Pemasaran (organic)
Lumbung Pupuk Organik (padat dan Cair)
Lumbung Pestisida Organik
·         Memfasilitasi kebutuhan pertanian dari oleh dan untuk anggota Paguyuban Petani Al-Barokah khususnya dan masyarakat (petani) luas pada umumnya
Learning Centre
·         Sebagai pusat pembelajaran tehnologi pertanian organic (padi) dengan system paket
o    Pupuk Organik (padat dan cair)
o    Pestisida alami / organik
o    Agensi Hayati
o    Biogas Digester
o    Pengorganisasian
o    Budidaya dan pasca panen



Tidak ada komentar:

Posting Komentar